Minggu, 26 Februari 2017

KISAH GEMINI, SI KEMBAR

Pada jaman dahulu, hiduplah sepasang saudara kembar yang sangat dekat. Kedua anak laki-laki ini bernama Castor dan Pollux. Mereka berdua bersaudara dan tumbuh bersama sejak kecil. Mereka berasal dari ibu yang sama, namun memiliki ayah yang berbeda.

Ibu mereka berdua adalah Leda, ratu kerajaan Spartan. Ayah Castor adalah Tyndarus, raja Spartan. Kedua orang tua Castor adalah manusia, sehingga ia tidak abadi layaknya manusia lainnya. Ayah Pollux adalah Dewa Zeus. Karena ayahnya yang dewa dan ibunya manusia, Pollux lahir sebagai manusia setengah dewa. Ia mewarisi keabadian ayahnya.

Castor dan Pollux juga mempunyai dua saudari perempuan yaitu Helen dan Clytemnestra. Castor dan Pollux selalu bersama sejak kecil. Mereka berdua selalu hidup rukun dan saling membantu. Castor tumbuh sebagai pengendara kuda yang hebat. Sedangkan, Pollux tumbuh sebagai petinju yang hebat.



Mereka berdua bercita-cita untuk menjadi orang yang berguna. Mereka sering membantu dan menyelamatkan orang lain. Mereka berdua sering menjadi penyelamat para pelaut yang terdampar ketika sedang berlayar. Mereka berdua pun dijuluki sebaagai pengawas para pelaut.

Pada suatu hari, saudari mereka, Helen, diculik oleh Theseus. Castor dan Pollux pun menyelamatkan saudari mereka yang cantik jelita itu. Mereka mendatangi kerajaan Theseus dan membawa Helen kembali ke Spartan dengan selamat.

Pada petualangan lain, Castor dan Pollux bertemu dengan dua orang wanita cantik yang bernama Phoebe dan Hilaira. Phoebe dan Hilaira merupakan kakak beradik. Pollux jatuh cinta kepada Phoebe, sedangkan Castor jatuh cinta kepada Hilaira.

Namun, kedua anak kembar ini tidak bisa bersama dengan Phoebe dan Hilaira karena mereka berdua telah bertunangan dengan orang lain. Phoebe dan Hilaira telah bertunangan dengan Lynceus dan Idas. Lynceus dan Idas adalah sepupu dari Castor dan Pollux.

Karena Phoebe dan Hilaira juga mencintai Castor dan Pollux, mereka pun pergi bersama dengan mereka. Castor dan Pollux membawa mereka berdua ke tempat tinggal mereka di Spartan. Hal ini tentu saja membuat Lynceus dan Idas marah. Mereka berdua pun mengejar Castor dan Pollux.

Castor dan Pollux terpaksa berkelahi dengan Lynceus dan Idas untuk mendapatkan Phoebe dan Hilaira. Mereka berempat berkelahi dengan mengerahkan berbagai kemampuan mereka. Pertarungan sengit pun terjadi dan Lynceus pun menikam Castor dengan pedangnya. Melihat saudara kembarnya ditikam, Pollux pun membunuh Lynceus.

Melihat Lynceus mati, Idas sangat murka terhadap Pollux. Ia berniat membunuh Pollux untuk membalaskan kematian saudaranya. Namun, dewa Zeus mengetahui bahwa anak laki-lakinya, Pollux akan dibunuh oleh Idas. Dewa Zeus pun ikut campur dan menyelamatkan Pollux. Dewa Zeus mengirimkan petir yang akhirnya membunuh Idas. Pollux pun selamat.

Pollux kemudian bergegas menghampiri Castor yang sedang sekarat. Ia sangat sedih melihat Castor. Kemudian, dewa Zeus memberi Pollux dua pilihan. Pilihan pertama, Pollux diperbolehkan tinggal bersama para dewa di gunung Olympus selamanya, dan pilihan kedua, Pollux diperbolehkan membagi keabadiannya kepada saudaranya Castor.

Karena sangat menyayangi saudara kembarnya, Pollux pun memilih pilihan yang kedua. Ia meminta Zeus membagi keabadiannya dengan Castor. Dewa Zeus pun mengabulkan pilihan Pollux. Akhirnya, Castor pun selamat. Kedua anak laki-laki itu pun menjadi abadi.

Untuk mengabadikan kekompakkan dan persatuan mereka, Dewa Zeus mengabadikan mereka dalam rasi bintang Gemini sebagai anak kembar yang tidak pernah terpisahkan. Kedua bintang paling terang di rasi ini adalah Alpha Geminorum dan Beta Geminorum. Kedua bintang ini menyimbolkan kepala mereka berdua, Castor (Alpha Geminorum) dan Pollux (Beta Geminorum).

...................................................................................................................................

Rasi bintang Gemini adalah rasi bintang terluas ke-30. Rasi bintang ini merupakan salah satu rasi bintang yang dikenal sebagai Zodiak. Waktu terbaik untuk melihat rasi ini dimalam hari adalah pada bulan Januari dan Februari. Bintang paling terang dalam rasi ini adalah Pollux (Beta Geminorum). Bintang paling terang kedua dalam rasi bintang ini adalah Castor (Alpha Geminorum). Rasi ini memiliki hujan meteor yang disebut hujan meteor Geminids. Rasi ini berbatasan dengan rasi bintang Taurus, Cancer, Orion, Lynx, Auriga, Monoceros dan Canis Minor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.