Pada
jaman dahulu, hiduplah sepasang saudara kembar yang sangat dekat.
Kedua anak laki-laki ini bernama Castor dan Pollux. Mereka berdua
bersaudara dan tumbuh bersama sejak kecil. Mereka berasal dari ibu
yang sama, namun memiliki ayah yang berbeda.
Ibu
mereka berdua adalah Leda, ratu kerajaan Spartan. Ayah Castor adalah
Tyndarus, raja Spartan. Kedua orang tua Castor adalah manusia,
sehingga ia tidak abadi layaknya manusia lainnya. Ayah Pollux
adalah Dewa Zeus. Karena ayahnya yang dewa dan ibunya manusia, Pollux
lahir sebagai manusia setengah dewa. Ia mewarisi keabadian ayahnya.
Castor
dan Pollux juga mempunyai dua saudari perempuan yaitu Helen dan
Clytemnestra. Castor dan Pollux selalu bersama sejak kecil. Mereka
berdua selalu hidup rukun dan saling membantu. Castor tumbuh sebagai
pengendara kuda yang hebat. Sedangkan, Pollux tumbuh sebagai petinju
yang hebat.
Mereka
berdua bercita-cita untuk menjadi orang yang berguna. Mereka sering
membantu dan menyelamatkan orang lain. Mereka berdua sering menjadi
penyelamat para pelaut yang terdampar ketika sedang berlayar. Mereka
berdua pun dijuluki sebaagai pengawas para pelaut.
Pada
suatu hari, saudari mereka, Helen, diculik oleh Theseus. Castor dan
Pollux pun menyelamatkan saudari mereka yang cantik jelita itu.
Mereka mendatangi kerajaan Theseus dan membawa Helen kembali ke
Spartan dengan selamat.
Pada
petualangan lain, Castor dan Pollux bertemu dengan dua orang wanita
cantik yang bernama Phoebe dan Hilaira. Phoebe dan Hilaira merupakan
kakak beradik. Pollux jatuh cinta kepada Phoebe, sedangkan Castor
jatuh cinta kepada Hilaira.
Namun,
kedua anak kembar ini tidak bisa bersama dengan Phoebe dan Hilaira
karena mereka berdua telah bertunangan dengan orang lain. Phoebe dan
Hilaira telah bertunangan dengan Lynceus dan Idas. Lynceus dan Idas
adalah sepupu dari Castor dan Pollux.
Karena
Phoebe dan Hilaira juga mencintai Castor dan Pollux, mereka pun pergi
bersama dengan mereka. Castor dan Pollux membawa mereka berdua ke
tempat tinggal mereka di Spartan. Hal ini tentu saja membuat Lynceus
dan Idas marah. Mereka berdua pun mengejar Castor dan Pollux.
Castor
dan Pollux terpaksa berkelahi dengan Lynceus dan Idas untuk
mendapatkan Phoebe dan Hilaira. Mereka berempat berkelahi dengan
mengerahkan berbagai kemampuan mereka. Pertarungan sengit pun terjadi
dan Lynceus pun menikam Castor dengan pedangnya. Melihat saudara
kembarnya ditikam, Pollux pun membunuh Lynceus.
Melihat
Lynceus mati, Idas sangat murka terhadap Pollux. Ia berniat membunuh
Pollux untuk membalaskan kematian saudaranya. Namun, dewa Zeus
mengetahui bahwa anak laki-lakinya, Pollux akan dibunuh oleh Idas.
Dewa Zeus pun ikut campur dan menyelamatkan Pollux. Dewa Zeus
mengirimkan petir yang akhirnya membunuh Idas. Pollux pun selamat.
Pollux
kemudian bergegas menghampiri Castor yang sedang sekarat. Ia sangat
sedih melihat Castor. Kemudian, dewa Zeus memberi Pollux dua pilihan.
Pilihan pertama, Pollux diperbolehkan tinggal bersama para dewa di
gunung Olympus selamanya, dan pilihan kedua, Pollux diperbolehkan
membagi keabadiannya kepada saudaranya Castor.
Karena
sangat menyayangi saudara kembarnya, Pollux pun memilih pilihan yang
kedua. Ia meminta Zeus membagi keabadiannya dengan Castor. Dewa Zeus
pun mengabulkan pilihan Pollux. Akhirnya, Castor pun selamat. Kedua
anak laki-laki itu pun menjadi abadi.
Untuk
mengabadikan kekompakkan dan persatuan mereka, Dewa Zeus mengabadikan
mereka dalam rasi bintang Gemini sebagai anak kembar yang tidak
pernah terpisahkan. Kedua bintang paling terang di rasi ini adalah
Alpha Geminorum dan Beta Geminorum. Kedua bintang ini menyimbolkan
kepala mereka berdua, Castor (Alpha Geminorum) dan Pollux (Beta
Geminorum).
...................................................................................................................................
Rasi
bintang Gemini adalah rasi bintang terluas ke-30. Rasi bintang ini
merupakan salah satu rasi bintang yang dikenal sebagai Zodiak. Waktu
terbaik untuk melihat rasi ini dimalam hari adalah pada bulan Januari
dan Februari. Bintang paling terang dalam rasi ini adalah Pollux
(Beta Geminorum). Bintang paling terang kedua dalam rasi bintang ini
adalah Castor (Alpha Geminorum). Rasi ini memiliki hujan meteor yang
disebut hujan meteor Geminids. Rasi ini berbatasan dengan rasi
bintang Taurus, Cancer, Orion, Lynx, Auriga, Monoceros dan Canis
Minor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar