Pada
jaman dahulu kala, hiduplah seorang pria bernama Icarius. Ia memiliki
ladang anggur yang sangat indah dan bagus. Ia hidup bersama anak
perempuannya yang bernama Erigone dan anjingnya yang bernama Maera.
Mereka hidup dengan damai dan bahagia. Suatu hari, Dewa Dionysus,
mengundang Icarius untuk bertemu dengannya. Dionysus sangat mengagumi
ladang anggur milik Icarius. Icarius pun datang untuk menemui
Dionysus.
Dalam
pertemuan mereka, Dionysus mengajari Icarius cara membuat minuman
anggur. Icarius pun sangat senang. Ia belajar dengan sungguh-sungguh
hingga akhirnya ia menjadi pembuat minuman anggur yang sangat hebat.
Kemampuan meracik minuman Icarius tentu saja semakin hari semakin
hebat. Ia mampu membuat minuman anggur yang sangar enak sehingga
membuat mabuk yang siapapun yang meminumnya.
Suatu
hari, Icarius mengadakan pesta mewah. Ia bermaksud mengundang
teman-temannya untuk mencicipi minuman anggur buatannya. Ia sangat
yakin bahwa teman-temannya akan menyukai minumannya yang sangat enak.
“Aku ingin menyajikan minuman anggur yang spesial untuk
teman-temanku. Mereka pasti senang,” ucap Icarius dengan yakin.
Pesta
pun dimulai. Para undangan dan teman-teman Icarius berdatangan.
Mereka terlihat takjub dan senang dengan pesra mewah yang
diselenggarakan Icarius. Icarius dengan senang hati menyajikan
minuman anggur buatannya. Ia mempersilahkan para tamu undangan
meminumnya. Mereka semua pun meminumnya dengan bersemangat.
Tak
diragukan lagi, minuman anggur buatan Icarius memang sangatlah enak.
Mereka semua meminumnya hingga mabuk. Keesokan harinya, mereka semua
terbangun dengan kaget. “Mengapa kita semua tidak sadar? Apa
yang diberikan Icarius hingga kita begitu mabuk?” kata salah
satu teman Icarius dengan kesal. Mereka semua pun terheran-heran
dengan minuman yang mereka minum semalam. “Jangan-jangan Icarius
ingin meracuni kita semua,” ucap teman yang lain dengan marah.
Mereka
semua mengira Icarius sengaja memberikan minuman tersebut untuk
meracuni mereka semua. Dengan marah, mereka bertengkar dengan
Icarius. “Hei, Icarius! Kenapa kamu meracuni kami semua?”
tanya teman Icarius dengan nada marah. “Aku tidak meracuni
kalian, aku hanya ingin menyajikan minuman buatanku pada kalian. Aku
tidak tahu kalau minuman itu memiliki pengaruh yang sangat kuat.
Maafkan aku, teman-teman.” ujar Icarius dengan tulus.
Karena
sudah terlanjur murka, teman-teman Icarius pun tidak percaya lagi
kepadanya. Mereka pun akhirnya membunuh Icarius. Ketika itu, Maera,
sang anjing pulang. Sang anjing pun kaget melihat majikannya, Icarius
sudah meninggal. Ia lalu berlari mencari Erigone untuk menunjukkan
bahwa Icarius telah meninggal. Maera membawa Erigone pulang untuk
melihat ayahnya yang telah meninggal. Mengetahui ayahnya sudah
meninggal, Erigone pun sangat bersedih. Erigone dan Maera sangat
kehilangan Icarius.
Beberapa
tahun kemudian, Erigone dan Maera pun meninggal. Akhirnya, mereka
bertiga pun diabadikan dalam rasi bintang dilangit malam. Icarius
diabadikan sebagai rasi bintang Bootes, Erigone diabadikan sebagai
rasi bintang Virgo, sedangkan Maera diabadikan dalam rasi bintang
Canis Minor. Ketiga rasi bintang ini selalu terlihat bersama-sama
dilangit malam.
..................................................................................................................................................
Rasi
bintang Bootes adalah rasi bintang terbesar ke-13 di langit malam.
Rasi bintang Bootes merupakan sebuah rasi bintang yang berada
dilangit belahan utara. Rasi ini memiliki banyak bintang terang. Nama
rasi ini diambil dari bahasa Yunani, Bootes yang berarti sang
pengembala atau pengendara kerbau. Rasi bintang Bootes memiliki
beberapa kisah dongeng. Bintang
paling terang dalam Rasi bintang Bootes
adalah Arcturus
(Alpha Bootis).
Waktu terbaik untuk mengamati rasi bintang Bootes
adalah bulan Juni.
Rasi
bintang Bootes
memiliki tiga
hujan meteor yaitu
January Bootids, June Bootids, dan Quadrantids. Rasi
Bootes
terletak berdekatan dengan rasi bintang Canes
Venatici, Corma Berenices, Corona Borealis, Draco, Hercules, Virgo,
dan Ursa Major.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar