Pada
suatu hari, ada seekor kuda kecil bernama Celeris. Ia merupakan adik
dari Pegasus, si kuda bersayap. Ia memiliki kecepatan berlari yang
sangat cepat. Celeris adalah seekor kuda yang baik. Ia gemar berlatih
berlari untuk mengasah kecepatannya.
Celeris
tahu bahwa kakaknya sangat hebat. Ia ingin berusaha menjadi hebat
seperti kakaknya. Oleh karena itu, ia terus berlatih untuk menjadi
kuda yang tangguh. Ia berharap ia dapat melakukan hal yang berguna
untuk orang lain.
Dewa
Merkurius mengetahui bahwa Celeris adalah kuda yang sangat berbakat.
Ia tahu bahwa Celeris dapat melakukan hal-hal yang hebat. Suatu hari
ia berpesan kepada Celeris untuk terus berlatih dan membantu orang
dengan tulus.
Ditempat
lain, hiduplah sepasang anak kembar bernama Castor dan Pollux. Mereka
berdua merupakan anak yang pemberani dan baik hati. Castor ingin
dapat membantu orang lain. Mereka selama ini terbiasa untuk membantu
orang lain.
Suatu
hari, dewa Merkurius mendatangi Celeris. Ia bertanya kepada kuda itu
“Celeris, apakah kamu siap untuk melakukan hal-hal hebat?,” tanya
dewa Merkurius. “Tentu saja, aku siap melakukan hal-hal hebat, apa
yang harus kulakukan dewa Merkurius?,” tanya Celeris kepada sang
dewa.
“Kau
akan kujadikan hadiah untuk seseorang, tugasmu adalah membantu orang
it untuk menyelesaikan misi-misinya,” jawab dewa Merkurius. “Apakah
misi-misinya berbahaya?,” tanya Celeris dengan penasaran. “Iya,
beberapa misinya mungkin berbahaya,” ucap dewa Merkurius dengan
tegas.
“Apakah
menurutmu aku sanggup melakukan itu dengan kondisi tubuhku yang kecil
begini, dewa?,” tanya Celeris dengan bingung. Sang dewa pun
tersenyum. “Ukuranmu tubuhmu tidak menentukkan kemampuanmu Celeris,
selama kau memiliki tekad yang kuat dan rajin berlatih, kau akan
dapat melakukan misi-misimu,” kata sang dewa meyakinkan.
Mendengarkan
perkataan sang dewa, Celeris pun merasa tenang. “Baiklah, aku akan
melakukan yang terbaik untuk membantu orang lain,” janji Celeris
dengan yakin. Akhirnya, dewa membawa Celeris kepada Castor.
Castor
sangat senang bertemu dengan Celeris. Mereka berdua pun berteman
baik. Celeris membantu Castor dalam semua misi-misinya. Mimpi mereka
berdua untuk dapat berguna bagi orang lain pun terwujud. Mereka
berdua bersama-sama melakukan banyak petualangan untuk membantu orang
lain.
Untuk
mengapresiasi jasa Celeris dalam membantu Castor, ia mengabadikannya
dalam langit malam sebagai rasi bintang Equulus. Equluus melambangkan
kuda kecil yang gagah berani. Rasi ini terletak berdekatan dengan
rasi Pegasus, yang melambangkan sang kakak, Pegasus, si kuda
bersayap.
..............................................................................................................................................
Rasi
bintang Equulus adalah rasi bintang terkecil kedua dilangit. Bintang
paling terang di rasi ini adalah Kitalpha (Alpha Equulei). Waktu
terbaik untuk melihat rasi ini adalah pada bulan September. Rasi
bintang ini tidak memiliki hujan meteor dan objek Messier. Rasi ini
berbatasan dengan rasi bintang Aquarius, Delphinus dan Pegasus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar